Terkadang lebih mudah bagi kita jika semua pekerjaan yang ada kita selesaikan sendiri tanpa bantuan orang lain atau istilah popularnya One Man Show.
Namun ada beberapa tips yang dapat anda terapkan jika anda memang mengalami kesulitan tersebut.
Ada 2 keadaan yang biasa dihadapi dalam membentuk suatu tim :
- Kita diberi wewenang untuk memilih siapa saja yang bisa bergabung dengan tim yang kita akan bentuk, atau dengan kata lain kita membentuk tim tersebut dari awal.
- Keadaan lainnya adalah kita diberikan tim yang sudah dibentuk sebelumnya.
Jika kita mengalami keadaan pertama, hal utama yang kita lakukan adalah membuat Visi dan Misi kemudian menetapkan syarat dan kriteria dari anggota tim yang akan kita pilih.
Visi dan Misi menjadi sangat penting karena jika anggota tim yang kita pilih tidak memiliki Visi dan Misi yang sesuai dengan kita maka akan menjadi masalah di kemudian hari.
Selain itu kita perlu memperhatikan dan mengetahui sifat dan karakter dari anggota tim yang akan kita pilih, jangan terpaku oleh data yang tertera di CV orang tersebut, coba cari tahu lebih dalam dari proses wawancara awal terkait kebiasaannya, hobby, gaya bicara, lingkungan kerja yang diharapkan, jarak rumah ke tempat kerja, keluarga (jika sudah berkeluarga), apa yang diharapkan dari pekerjaan yang baru ini, apa yang diharapkan dalam beberapa tahun ke depan. Hal-hal tersebut biasanya tidak terlihat diproses wawancara, namun kita bisa mengalinya lebih dalam, mengapa? karena biasanya hal-hal tersebut yang bisa menjadi kendala di kemudian hari.
Jika kita telah melakukan hal tersebut kita sudah meminimalkan kemungkinan kegagalan dalam membentuk tim yang solid. Walaupun hal-hal lain masih mungkin terjadi di kemudian hari.
Untuk hal kedua memang lebih sulit, karena kita harus menerima apa adanya tim yang telah terbentuk. Namun tidak menutup kemungkinan untuk membuat tim tersebut menjadi solid.
Hal terpenting dalam membuat tim menjadi solid adalah pekerjaan yang dilakukan harus menarik dan dibuat menyenangkan jangan menjadi beban walaupun target yang diminta terkadang serasa tidak masuk akal.
Disitulah tantangan terbesar kita dalam membuat suatu tim yang solid, bagaimana dapat membagi pekerjaan yang berat dan sepertinya tidak masuk akal tersebut agar dapat tetap menarik dan menyenangkan untuk dikerjakan oleh tim.
Untuk hal tersebut ada beberapa saran yang dapat saya bagikan berdasarkan pengalaman saya :
- Buat lingkungan kerja kita menyenangkan. Misalnya dari hal yang sederhana yaitu meja kerja kita, apakah suasana meja kerja kita membosankan? Jika ya, coba ubah suasana meja kerja kita menjadi lebih menarik, contoh meja kerja saya saya taruh foto anak-anak saya yang lucu2, foto istri dan beberapa mainan favorite saya yaitu Radio, Lego, Gundam dan Mobil-mobilan :D. Memang terlihat kekanakan namun saya membuat suasana meja kerja saya seperti suasana rumah. Coba anda bayangkan berapa jam yang kita habiskan di meja kerja? Mungkin hampir sama dengan banyaknya jam yang kita habiskan di rumah bukan? dan coba tularkan hal tersebut ke anggota tim kita, tapi jangan paksakan.
- Komunikasi adalah hal terpenting dalam membentuk tim yang solid. Terkadang kita tidak hanya berkomunikasi terkait hal-hal pekerjaan saja, mengenai keluarga, hal yang sedang trend, film, dst. Terkait komunikasi ada 1 hal yang saya terapkan yaitu berempati. Kita perlu mengembangkan rasa empati di dalam tim. Mengapa? Berempati berarti kita mencoba mengerti dan memahami keadaan masing-masing anggota tim, apa yang mereka kerjakan, apa yang mereka alami, kesulitan apa yang mereka hadapi dalam pekerjaan. Sebagai supervisor kita berempati, merasakan bagaimana jika kita yang berada di keadaan mereka. Begitu pula dengan anggota tim juga harus berempati bagaimana jika berada diposisi sebagai supervisor.
Reward dan punishment juga perlu diterapkan, serta jenjang karir dari setiap anggota tim perlu kita pikirkan, hal apa saja yang perlu ditingkatkan dari masing-masing anggota tim. Jadi jangan hanya memikirkan karir anda sendiri, pikirkan keberhasilan tim anda, karena keberhasilan tim anda secara otomatis menjadi keberhasilan karir anda pula.
Terima kasih, semoga hal-hal ini bermanfaat bagi anda.....
Salam,
P4lsoe
No comments:
Post a Comment